Pengalaman Mengurus SIM di Tangerang

Pada tgl 14 Juli 2011 saya mau memperpanjang SIM A, saya pergi ke pelayanan SIM keliling di Tangerang lokasi di Plaza Sinta. Sebelumnya saya tidak menanyakan biayanya langsung minta formulir, setelah di isi dan dikembalikan saya tanyakan biaya pada orang yang telah selesai mendapatkan SIM. Orang tersebut bilang Rp 180.000 lalu saya naik ke atas mobil menanyakan biaya tersebut langsung, saya minta rincian pembuatan, petugas tersebut tidak bisa menjawab, saya tanyakan asuransi dijawabnya tidak ada kalau di SIM keliling, biaya kesehatan juga tidak ada, saya tanyakan biaya resi Bank berapa katanya Rp 75.000 lalu kenapa harus Rp 180.000 tetap ga menjawab.
Lalu saya putuskan untuk mengambil kembali SIM lama saya untuk mengurus ke Polres TNG. Saya mau membeli formulir perpanjangan dimintanya untuk tes kesehatan dan membeli asuransi juga (menurut peraturan sebenernya bagaimana ada yang bilang ga wajib ada yang bilang wajib) dan setelah saya urus 2 syarat ini, setelah itu saya membeli formulir perpanjang (di sana tertulis Perpanjangan SIM A Rp 80.000, Perpanjangan SIM C 75.000, Baru A 120.000 Baru C Rp 100.000) di loket tersebut saya di minta untuk membayar Rp 130.000 (Rp80.000+50.000) katanya Rp 50.000 itu admin.
Saya berdebat administrasi apa ini, semenjak kapan ada amin tahun lalu aja saya bikin SIM C baru ga ada biaya admin segala dan membayar biaya Bank Rp 75.000, dia tetap bersikeras dari dulu ada biaya Admin Rp 50.000 itu.
Ga selesai juga, ya udah saya kasih aja uang yang ga pernah saya Iklasin itu ke petugas. Biar saja uang itu jadi suatu hal yang buruk bagi dia. Ga akan berkah uang tersebut dan mungkin akan berdampak buruk baginya.
Mengurus SIM baru/perpanjang tidak sulit, dan waktunya pun tidak lama. Biayanya pun tidak mahal!
SIM A baru = Rp 120.000 (biaya Bank+Formulir) + Asuransi Rp. 30.000 + Cek Kesehatan Rp. 20.000 jadi Rp180.000
SIM C Baru = Rp 100.000 (biaya Bank+Formulir) + Asuransi Rp. 30.000 + Cek Kesehatan Rp. 20.000 jadi Rp 160.000
SIM A Perpanjang = Rp 80.000 (biaya Bank+Formulir) + Asuransi Rp. 30.000 + Cek Kesehatan Rp. 20.000 jadi Rp 130.000
SIM A Perpanjang tanpa Asuransi dan Kesehatan seharusnya Rp 80.000 saja
SIM C Perpanjang = Rp 75.000 (biaya Bank+Formulir) + Asuransi Rp. 30.000 + Cek Kesehatan Rp. 20.000 jadi Rp 125.000
SIM A Perpanjang tanpa Asuransi dan Kesehatan seharusnya Rp 75.000 saja
Jadi mengurus SIM di SIM keliling seharusnya biayanya Rp 80.000 untuk SIM A dan Rp. 75.000 untuk SIM C kalau petugas ga bisa menjelaskan rincian biaya tersebut.

Laporkan Tindakan Korupsi dan Suap di sekitar anda

Pernyataan Mengejukan dari pimpinan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) terkait korupsi di daerah, Wakil ketua KPK menyatakan tidak ada kepala derah yang tidak korupsi, sebab setelah Pilkada yang terpilih akan menghalalkan segala cara untuk mengembalikan modal dan membayar utang kepada TIM sukses pada masa kampanye. Menurutnya tempat yang paling mudah bagi kepala daerah untuk memperoleh uang adalah dari pengadaan barang dan jasa, bagian ini yang sering di rekayasa oleh aparat pemerintah bersama dengan swasta. Adanya rekayasa ini sehingga ada uang yang mengalir ke kepala dinas dan ke Bupati.

Selain itu KPK juga sekarang sedang mengusut dugaan pelanggaran dalam penerimaan CPNS di beberapa kementrian dan institusi daerah, beberapa kabupaten/kota sudah masuk dalam tahap penyelidikan. KPK selain fokus pada pengungkapan kasus suap dan pemerasan penerimaan PNS juga membuka posko laporan praktik suap dan pemerasan penerimaan PNS. KPK berharap agar semua pihak yang merasa dirugikan dalam penerimaan CPNSlangsung melaporkan kepada KPK

“Untuk anda yang ingin melaporkan indikasi tindak pidana korupsi, tapi merasa sungkan atau takut identitasnya terungkap, karena kebetulan anda kenal dengan pelakunya, misalnya atasan, teman sekerja, dan lain-lain, anda bisa menggunakan fasilitas ini. Anda bisa melaporkan indikasi tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh atasan anda kepada bagian Pengawasan Internal di tempat anda bekerja, tapi apakah ada jaminan bahwa identitas anda akan terjaga kerahasiaannya? Dengan menjadi whistleblower bagi KPK, kerahasiaan identitas anda akan dijamin oleh KPK” (http://kws.kpk.go.id/)

UANG vs REZEKI & BERKAH

Buatlah prinsip dalam hati bukan mencari UANG tapi mencari REZEKI & BERKAH dari Allah, sesungguhnya REZEKI lah kita cari mungkin bisa berupa uang, makanan, atau apapun itu yang diberikan dari Allah sesungguhnya itu semuanya adalah REZEKI, anak yang dititipkan Allah itu pun sering kita anggap sebagai REZEKI. Insya Allah kalau apa yang kita kerjakan yaitu untuk mencari REZEKI Insya Allah akan mendapakan BERKAH dari REZEKI yang didapat walaupun itu sedikit. Amin

Saya prihatin hari ini melihat orang yang melakukan hal yang tidak baik dalam pekerjaannya ketika mengantar family mengurus dokumen di Kota Padang, dan tidak bisa menyampaikan kata-kata di atas ini, semoga orang-orang yang lain tidak melakukannya. Ingat REZEKI yang TIDAK HALAL tidak akan mendapakan berkah apapun bahkan akan mendapakan kesulitan dari itu semua. Lihatlah contoh-contoh kasus di TV sekarang ini, mudah-mudahan ini menjadi pelajaran dan menyadarkan kita untuk selalu berprinsip dalam MENCARI REZEKI HALAL untuk mendapakan KEBERKAHAN dari Allah.

Penyadaran juga untuk para pejabat di PEMERINTAHAN Indonesia untuk bekerja secara jujur dan baik, dan bagi orang yang mau menjadi calon-calon pejabat berikutnya, jangan melakukan kesalahan yang sama dan jangan ikut-ikutan arus mereka yang salah dan jagan menyogok memasuki lingkungannya, TIDAK BERKAH apa yang kalian dapat nantinya.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.