Part 1

Lampu jenis ini banyak sekali di jual di pasaran dengan harga yang sangat terjangkau sekitar 6-8 ribu. Lampu yang tergolong paling boros listrik ini memliki lampu neon 10 watt, saya pernah menghitung daya listrik lampu ini ternyata energy yang dibutuhkan sekitar 60 watt. Sebagai catatan saya pernah juga mengukur lampu neon 10 watt yang pakai starter trafo gulungan energy yang di butuhkan sekitar 20 watt sedangkan kalo diganti dengan trafo elektrik (bekas lampu LHE 8W 220-240V~50-60Hz I=60mA) energy yang di butuhkan sekitar 9 watt tergantung dari bekas jenis lampu apa trafo tersebut. Jadi untuk hemat gunakan trafo elektrik.

Ini bentuk trafo yang boros listrik, berbentuk berupa lilitan kawat yang dililit pada sebatang asbes. Sebagian besar energy yang terbuang berupa panas kalau sudah lama digunakan tempatnya bisa meleleh, ini tentunya berbahaya bisa memungkinkan terjadi konslet (saya belum pernah sih mendengar kejadian konslet atau kebakaran dari lampu ini tapi kemungkinan bisa saja). Saya harap pihak yang memproduksi lampu jenis ini menganti trafonya menjadi tarfo elektrik tentunya lebih aman dan hemat, dan untuk pihak PLN yang selalu mengkampanyekan penghematan penggunaan listrik seharusnya lebih peduli dengan menginformasikan lampu atau alat-alat listrik apa saja yang berbahaya dan boros lisrik di setiap loket pembayaran listrik supaya masyarakat tahu.
To be continue