Feeds:
Tulisan
Komentar

Menyiasati Pencahayaan Lampu

Untuk menghitung kekuatan cahaya dipakai standart banding terhadap lilin. Setiap batang lilin nilainya adalah 9/10 atau 0,9 candela (watt). Misalkan lampu dengan kekuatan 50 lilin, artinya 50 x 9/10 = 45 candela (watt). Kekuatan cahaya = candela ; kekuatan lampu = lux ; arus cahaya = lumen ; kejernihan luminasi dihitung dalam satuan stilb. Kejernihan matahari kurang lebih 150.000 stilb sedangkan bulan 0,25 stilb dan lampu TL 0,4 stilb.

Contoh :

Suatu ruangan dengan panjang 16 m dan lebar 8 m dipasang kekuatan lampu 180 lux dengan perkiraan penyerapan cahaya 30%. Jadi arus cahaya yang diperlukan adalah {180 x 16 x 8 x 100} : 30 = 76800 . Untuk menciptakan penerangan yang cukup di ruangan itu diperlukan lampu TL 40 W sebanyak kurang lebih 38 buah. Sedangkan kalau mengunakan lampu pijar 60 W, maka diperlukan kurang lebih 102 buah lampu untuk menciptakan terang yang sama.

Data standart rata-rata kekutan cahaya tiap ruangan yaitu ; kamar tidur 20 – 50 lux, kamar mandi dan dapur 50 – 100 lux, ruang keluarga 60 – 100 lux.

Tabel Pemilihan Lampu TL

Jenis Lampu

Warna

Arus cahaya (lumen)

TL 20 W

Cahaya siang

750

TL 20 W

Putih

850

TL 20 W

Timah panas

950

TL 40 W

Cahaya siang

1900

TL 40 W

Putih

2000

TL 40 W

Timah panas

2000

Catatan : Data bisa berubah tergantung pabrik

 

Tabel Pemantulan Warna (%)

Warna

Terang

Sedang

Gelap

Kuning

70

50

30

Kuning-keabuan

65

45

25

Coklat

50

25

8

Merah

35

20

10

Hijau

60

30

12

Biru

50

20

5

Abu-abu

60

35

20

Putih

80

70

-

Hitam

-

4

-

 

Tabel Pemilihan Bohlam

Daya Lampu

Arus cahaya (lumen)

15

130

25

240

40

440

60

750

75

975

100

1425

150

2100

Catatan: Data bisa berubah tergantung pabrik

Simulasi Tarif Listrik PLN

SIMULASI TARIF DASAR LISTRIK

TDL 2003 (Bulan Juli – September)

Pemakaian = 100 kWh Golongan = R1-450

No.

Item

Perhitungan

Jumlah (Rupiah)

1.

Bea Beban

450 / 1000 x Rp.11,000.00

Rp.4,950.00

2.

Blok I : 0 -30 kWh

30 kWh x Rp.169.00

Rp.5,070.00

3.

Blok II : 31-60 kWh

30 kWh x Rp.360.00

Rp.10,800.00

4.

Blok III : Selebihnya :( 100-60)

40 kWh x Rp.495.00

Rp.19,800.00

5.

Total (Rupiah)

Rp.40,620.00

Potongan (khusus Tarif Bisnis dan Industri)
Kep DIR. No. 017.K/010/DIR/2003 dan SE VP.T&N No. 0046i/545/VP.T&N/2003

2.5% x Rp.40,620.00

Rp.1,015.50

Jumlah Rupiah Tagihan – NET

Rp.39,604.50

TDL 2003 (Bulan Juli – September)

Pemakaian = 100 kWh Golongan = R1-900

No.

Item

Perhitungan

Jumlah (Rupiah)

1.

Bea Beban

900 / 1000 x Rp.20,000.00

Rp.18,000.00

2.

Blok I : 0 -20 kWh

20 kWh x Rp.275.00

Rp.5,500.00

3.

Blok II : 21-60 kWh

40 kWh x Rp.445.00

Rp.17,800.00

4.

Blok III : Selebihnya :( 100-60)

40 kWh x Rp.495.00

Rp.19,800.00

5.

Total (Rupiah)

Rp.61,100.00

Potongan (khusus Tarif Bisnis dan Industri)
Kep DIR. No. 017.K/010/DIR/2003 dan SE VP.T&N No. 0046i/545/VP.T&N/2003

2.5% x Rp.61,100.00

Rp.1,527.50

Jumlah Rupiah Tagihan – NET

Rp.59,572.50

TDL 2003 (Bulan Juli – September)

Pemakaian = 100 kWh Golongan = R1-1300

;

No.

Item

Perhitungan

Jumlah (Rupiah)

1.

Bea Beban

1300 / 1000 x Rp.30,100.00

Rp.39,130.00

2.

Blok I : 0 -20 kWh

20 kWh x Rp.385.00

Rp.7,700.00

3.

Blok II : 21-60 kWh

40 kWh x Rp.445.00

Rp.17,800.00

4.

Blok III : Selebihnya :( 100-60)

40 kWh x Rp.495.00

Rp.19,800.00

5.

Total (Rupiah)

;;

Rp.84,430.00

Potongan (khusus Tarif Bisnis dan Industri)
Kep DIR. No. 017.K/010/DIR/2003 dan SE VP.T&N No. 0046i/545/VP.T&N/2003

2.5% x Rp.84,430.00

Rp.2,110.75

Jumlah Rupiah Tagihan – NET

Rp.82,319.25

Sumber PLN : href=”http://www.pln.co.id/simulasi/simulasi_anda.asp”>

<a

ORI004

Hari ini Obligasi Negara Ritel Indonesia (ORI) 004 telah ditawarkan kepada para investor, mulai tanggal 25 Feb – 6 Maret 2008 di 18 Bank baik swasta maupun pemerintah.

Nilai investasinya kisaran 5 juta ke atas, jadi siapa yang punya uang minimal 5 juta bisa berinvestasi pada ORI004. "Tingkat kupon yang diberikan ORI004 ini mencapai 9,5%, atau rata-rata diatas suku bunga deposito yang berkisar antara 6-8%. Kupon ORI004 akan dibayarkan setiap bulan pada tanggal 12. Tingkat kupon yang lebih tinggi inilah menjadi salah satu daya tarik ORI".

Pernah denger berita ada orang yang ikut investasi uang dengan bunga yang ditawarkan tinggi dan akhirnya perusahaan itu bangkrut atau uangnya hilang di bawa kabur pemilik perusahaan, dulu banyak kasus seperti itu dan siapa yang bisa menjamin uang kita bisa kembali. Obligasi Ritel Indonesia (ORI) dijamin oleh pemerintah jadi tidak perlu khawatir, "pemerintah berdasarkan UU SUN dan UU APBN setiap tahun menjamin pembayaran kupon dan pokok SUN, termasuk ORI sampai dengan jatuh temponya". Kalo yang menjamin pemerintah pasti lebih terjamin sekali dan legal lagi.

Satu hal yang perlu di lakukan sebelum memilih, teliti dan pahami apa yang mau kita lakukan.

Sumber :

http://www.detikfinance.com/index.php?url=http://www.detikfinance.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/02/tgl/25/time/092215/idnews/899246/idkanal/5

« Newer Posts - Tulisan Sebelumnya »