TDL Baru tahun 2010


Tarif listrik baru sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM No 7 Tahun 2010 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PLN sudah berlaku untuk awal bulan Juli 2010 dan akan terasa pada konsumen yaitu pada pembayaran tagihan bulan Agustus 2010. Menurut peraturan ini untuk daya 450 VA dan daya 900 VA tidak mengalami penaikan tarif, dan yang mengalami penaikan mulai dari daya 1300 VA keatas.

Sayangnya dalam kenaikan tarif ini pihak PLN tidak mensosialisasikan secara penuh seperti apa bentuk kenaikannya, dari berita yang saya dapat dari internet (bukan dari web PLN) bahwa perhitungan tarif listrik baru ini sistemnya flat tidak seperti model lama yang berdasarkan sistem progresif artinya hitung dulu biaya beban, lalu hitung pemakaian 20 kWh pertama x tarif, lalu hitung 40 kWh berikutnya x tarif, dan hitung kWh sisanya x tarif, setelah itu, baru dijumlahkan. Sistem baru ini meniadakan biaya beban dan perhitungan nya flat per kWH, seperti contoh pelanggan 2.200VA memakai 100kWH maka tinggal dikalikan biaya pemakaian Rp 795 per kWh, jadi Rp 79.500.

Jadi menurutnya kenaikan untuk pelanggan 1.300 VA yaitu Rp 790 per kWH dan pelanggan 2.200VA yaitu Rp 795 per kWh dan model perhitungannya flat tanpa biaya beban, jadi untuk membandingkan berapa persen kenaikan yang terjadi silahkan download perhitungan simulasi tarif 1.300VA dan 2.200VA tarif sebelumnya, atau silahkan lihat "Simulasi Tarif Listrik PLN".Untuk golongan tarif yang lain bagaimana perhitungannya? Kenapa ga lebih transparan dalam sosialisasinya.

Saya ada contoh untuk TDL baru ini pada pelanggan 1.300VA ternyata dengan menggunakan perhitungan di atas dan membandingkannya dengan simulasi tarif 1.300VA maka semakin banyak pemakaian maka akan semakin tinggi persentase kenaikannya contohnya bila memakai 300 kWH maka persentase kenaikannya 32,52% , jika memakai 500 kWH maka akan naik menjadi 43,44% , akan lebih hemat jika pemakaian listrik dibawah 110 kWH soalnya tarifnya jadi lebih murah. Bagaimana pula denga persentase kenaikan tarif 2.200VA, untuk melihat perbadingan Simulasi perbandingan TDL lama dengan yang baru silahkan klik file berikut Perbandingan Tarif R1-1300 TDL 2010 dengan yang lama dan Perbandingan Tarif R1 2200 TDL 2010 dengan yang lama.

Soal hitung-hitungan tarif memang PLN hebat membuat modelnya, jadi yang dibilang PLN kenaikan tidak sampai 30% bagaimana simulasi perhitungannya, rata-rata setiap rumah pemakaian listrik daya 1.300VA bisa lebih 400 kWH keatas jadi kira-kira lebih dari 30% lebih kenaikannya.

Lihat pula peraturan pemerintah mengenai Tarif TDL 2010 untuk Rumah Tangga, Bisnis dan Industri.

Simulasi Biaya Perubahan Daya dan Pasang Baru PLN


Bagi yang belum tahu prosedur dan biaya resmi dalam penambahan daya PLN dari 450VA ke (900VA – 2200VA) ; 900VA ke (1300VA – 3500VA) atau 1300VA ke (2200VA – 3500VA) berikut saya berikan contoh perhitungannya, silahkan unduh file ini SimulasiPerhitunganTambahDaya

Untuk Persyaratan perubahan daya yang dibutuhkan yaitu: Fotocopy KTP, Fotocopy Rekening Listrik Terakhir, Surat Kuasa (Jika diwakilkan pengurusannya ke orang lain) dan Fotocopy KTP yang diberi kuasa (Jika memakai Surat Kuasa).

Dan satu lagi bagi yang ingin mengetahui perkiraan biaya pasang baru listrik PLN silahkan pula lihat contoh perhitungannya di file berikut SimulasiPerhitunganBiayaPasangBaruPLN

Untuk persyaratan pemasangan baru listrik yaitu : Fotocopy KTP, Fotocopy Rekening Listrik tetangga kanan dan kiri rumah yang mau di pasang listrik, Surat kuasa (jika tidak diurus langsung oleh pemilik), Fotocopy KTP dari yang diberi kuasa (Jika memakai surat kuasa).

Dari persayaratan itu semua kalau sistem di PLN berjalan maka tidak mungkin bisa ada calo yang berperan dalam pengurusan dalam penambahan daya atau pemasangan baru listrik karena semuanya tidak bisa diwakilkan dan kalo diwakilkan harus dengan surat kuasa dari pemilik rumah tersebut. Jadi pertanyaanya sekarang "Gimana petugas PLN apa sudah menerapakan prosedur itu, kenapa masih ada juga calo-calo dalam pengurusannya, kalo tanpa surat kuasa tentu tidak bisa……. ????

Untuk lebih lengkap mengetahui Simulasi Biaya, Rekening dan mengetahui tagihan cek disini http://adf.ly/3Gy0M

Jangan Tambah Daya Listrik!


Masyarakat sekarang sudah mulai resah lagi dengan adanya kebijakan baru dalam kenaikan Tarif Dasar Listrik TDL 2010. Untuk rumah tangga yang sering jatuh MCB meterannya jangan terlalu terburu-buru memutuskan untuk menambah daya, otomatis bila itu dilakukan akan semakin besar tagihan listriknya.

Sebenarnya ada sedikit saran dari saya dalam menghemat penggunaan listrik dan menjaga MCB tidak selalu turun sebelum mereka memutuskan untuk menambah daya atau tidak. Pertama yang perlu diketahui bagi orang rumah, pada saat kapan MCB listrik itu turun, biasanya MCB turun pada saat kita banyak menghidupkan peralatan listrik yang berdaya besar, kasus yang sering pada malam. Lalu coba diketahui alat apa saja yang memiliki daya yang besar misalnya Kulkas (75-150 Watt), seterika (300-350 watt), televisi (50-75 watt), komputer (100-130 watt), pompa air (75-100 watt), dispenser dengan pemanas (300-400 watt), rice cooker (300-400 watt).

Dari semua alat-alat tersebut hindari penggunaan yang secara bersamaan supaya MCB tidak turun. Dispenser terlalu boros listrik jika tidak banyak dibutuhkan, pemanas air dispenser sebaiknya jangan selalu ON, hidupkan pada saat banyak dibutuhkan saja misalnya pagi hari dan setelahnya sebaiknya di matikan biasanya rumah kosong, kesimpulannya hidupkan pada saat dibutuhkan. Biasakan menyeterika pakaian jangan pada malam hari. Pergunakan pompa air untuk mengisi tangki air dan isi pada saat siang hari. Jangan gunakan lampu pijar dalam penerangan, cabut charger HP pada saat tidak dibutuhkan (banyak kasus kebiasaan cahrger HP selalu terpasang 24 jm nonstop), matikan TV bukan di buat standby (banyak kasus). Jadi intinya gunakan seperlunya dan bijaklah dalam penggunaannya. Aman untuk diri sendiri dan orang sekitarnya, ingat banyak kasus kebakaran dikarenakan peralatan elektronik yang kita tinggalkan.

Bagi yang memang butuh untuk tambah daya silahkan baca artikel Simulasi biaya penambahan daya dan juga Tarif Dasar Listrik .

Energy Can be Returned


Energy Can Be Returned

Ada yang tau konsep charging, sebenarnya battrey biasa dapat juga di charger menggunakan adaptor biasa. Kalo tidak percaya coba saja sendiri setelah itu tes menggunakan multitester untuk meyakinkan.

Arus charging kebalikan dari arus discarging, ada yang mau mencoba membuktikan teori ini silahkan saya punya file yang bisa di download. Free Energy devices

1

2

3

4

Berikut ini ada pula beberapa E-Book Bahan Skripsi yang dapat di Downlaod.

Menyiasati Pencahayaan Lampu


Untuk menghitung kekuatan cahaya dipakai standart banding terhadap lilin. Setiap batang lilin nilainya adalah 9/10 atau 0,9 candela (watt). Misalkan lampu dengan kekuatan 50 lilin, artinya 50 x 9/10 = 45 candela (watt). Kekuatan cahaya = candela ; kekuatan lampu = lux ; arus cahaya = lumen ; kejernihan luminasi dihitung dalam satuan stilb. Kejernihan matahari kurang lebih 150.000 stilb sedangkan bulan 0,25 stilb dan lampu TL 0,4 stilb.

Contoh :

Suatu ruangan dengan panjang 16 m dan lebar 8 m dipasang kekuatan lampu 180 lux dengan perkiraan penyerapan cahaya 30%. Jadi arus cahaya yang diperlukan adalah {180 x 16 x 8 x 100} : 30 = 76800 . Untuk menciptakan penerangan yang cukup di ruangan itu diperlukan lampu TL 40 W sebanyak kurang lebih 38 buah. Sedangkan kalau mengunakan lampu pijar 60 W, maka diperlukan kurang lebih 102 buah lampu untuk menciptakan terang yang sama.

Data standart rata-rata kekutan cahaya tiap ruangan yaitu ; kamar tidur 20 – 50 lux, kamar mandi dan dapur 50 – 100 lux, ruang keluarga 60 – 100 lux.

Tabel Pemilihan Lampu TL

Jenis Lampu

Warna

Arus cahaya (lumen)

TL 20 W

Cahaya siang

750

TL 20 W

Putih

850

TL 20 W

Timah panas

950

TL 40 W

Cahaya siang

1900

TL 40 W

Putih

2000

TL 40 W

Timah panas

2000

Catatan : Data bisa berubah tergantung pabrik

 

Tabel Pemantulan Warna (%)

Warna

Terang

Sedang

Gelap

Kuning

70

50

30

Kuning-keabuan

65

45

25

Coklat

50

25

8

Merah

35

20

10

Hijau

60

30

12

Biru

50

20

5

Abu-abu

60

35

20

Putih

80

70

Hitam

4

 

Tabel Pemilihan Bohlam

Daya Lampu

Arus cahaya (lumen)

15

130

25

240

40

440

60

750

75

975

100

1425

150

2100

Catatan: Data bisa berubah tergantung pabrik

Simulasi Tarif Listrik PLN


SIMULASI TARIF DASAR LISTRIK

TDL 2003 (Bulan Juli – September)

Pemakaian = 100 kWh Golongan = R1-450 Download Program Perhitungan daya R1-450

No.

Item

Perhitungan

Jumlah (Rupiah)

1.

Bea Beban

450 / 1000 x Rp.11,000.00

Rip.4,950.00

2.

Blok I : 0 -30 kWh

30 kWh x Rp.169.00

Rp.5,070.00

3.

Blok II : 31-60 kWh

30 kWh x Rp.360.00

Rp.10,800.00

4.

Blok III : Selebihnya (61-100)

40 kWh x Rp.495.00

Rp.19,800.00

5.

Total (Rupiah)

Rp.40,620.00

Potongan (khusus Tarif Bisnis dan Industri)
Kep DIR. No. 017.K/010/DIR/2003 dan SE VP.T&N No. 0046i/545/VP.T&N/2003

2.5% x Rp.40,620.00

Rp.1,015.50

Jumlah Rupiah Tagihan – NET

Rp.39,604.50

TDL 2003 (Bulan Juli – September)

Pemakaian = 100 kWh Golongan = R1-900 Download Program Perhitungan daya R1-900

No.

Item

Perhitungan

Jumlah (Rupiah)

1.

Bea Beban

900 / 1000 x Rp.20,000.00

Rp.18,000.00

2.

Blok I : 0 -20 kWh

20 kWh x Rp.275.00

Rp.5,500.00

3.

Blok II : 21-60 kWh

40 kWh x Rp.445.00

Rp.17,800.00

4.

Blok III : Selebihnya (61-100)

40 kWh x Rp.495.00

Rp.19,800.00

5.

Total (Rupiah)

Rp.61,100.00

Potongan (khusus Tarif Bisnis dan Industri)
Kep DIR. No. 017.K/010/DIR/2003 dan SE VP.T&N No. 0046i/545/VP.T&N/2003

2.5% x Rp.61,100.00

Rp.1,527.50

Jumlah Rupiah Tagihan – NET

Rp.59,572.50

TDL 2003 (Bulan Juli – September)

Pemakaian = 100 kWh Golongan = R1-1300 Download Program Perhitungan daya R1-1300

No.

Item

Perhitungan

Jumlah (Rupiah)

1.

Bea Beban

1300 / 1000 x Rp.30,100.00

Rp.39,130.00

2.

Blok I : 0 -20 kWh

20 kWh x Rp.385.00

Rp.7,700.00

3.

Blok II : 21-60 kWh

40 kWh x Rp.445.00

Rp.17,800.00

4.

Blok III : Selebihnya (61-100)

40 kWh x Rp.495.00

Rp.19,800.00

5.

Total (Rupiah)

Rp.84,430.00

Potongan (khusus Tarif Bisnis dan Industri)
Kep DIR. No. 017.K/010/DIR/2003 dan SE VP.T&N No. 0046i/545/VP.T&N/2003

2.5% x Rp.84,430.00

Rp.2,110.75

Jumlah Rupiah Tagihan – NET

Rp.82,319.25

Download Program Perhitungan daya R1-2200
Download Program Perhitungan daya R2-3500
Download Program Perhitungan daya R2-4400
Download Program Perhitungan daya R2-6600
Baca Juga Mengenai TDL 2010

Menghitung Daya Listrik


Menghitung Daya Listrik

Saya punya cara tersendiri untuk menghitung daya listrik dari beberapa peralatan elektronik yang terpasang, caranya yaitu cukup menggunakan stopwatch dan kalkulator saja, simpel kan…!!. Stopwatch digunakan untuk menghitung waktu putaran piringan pada meteran listrik PLN. Mungkin cara ini tidak 100% benar tapi kalo membandingkannya dengan daya yang tertera pada peralatan elektronik tersebut nilainya hampir sama.

Di meteran Listrik PLN ada keping piringan yang berputar, biasanya di meteran itu ada tulisan 1200 putaran/1KW. Artinya dalam 1200 putaran itu menghasilkan daya 1000 Watt. Langkah yang perlu dilakukan yaitu mengukur waktu yang dibutuhkan piringan itu dalam satu putaran dengan menggunakan stopwatch.

Misalnya ; waktu yang di butuhkan piringan itu berputar satu kali yaitu 6 detik, maka :

{3600 s : 6 s} x { 1000 watt : 1200 put } = 500 Watt

Jadi artinya dalam satu jam pemakaian listrik maka akan memakan daya sebesar 500 watt.

Kalo mau membuktikannya silahkan, pertama-tama cukup nyalakan satu buah barang elektronik saja misalnya TV (peralatan yang lainnya di matikan dan kalo perlu di cabut dari stekernya), di belakang TV biasanya tertera daya listriknya, setelah itu ukur deh waktu putaran piringan di meteran Listrik PLN lalu kalkulasi mengunakan rumus diatas, dan lihat hasilnya sama tidak dengan daya yang tertulis di TV.

Untuk membantu dalam mengetahui konversi satuan dalam daya atau energy dan lain-lain dapat di download file “Convert” Dan untuk memahami Teori Dasar Listrik pelajari file berikut ini.

Dapatkan Booklet Hemat Listrik di Rumah dan Kantor sebagai solusi dalam menghemat pemakaian energy listrik.

—***Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat***—